KAYANGAN Setiap malam minggu, anak-anak umuran SD yang ada di dusunku selalu belajar qira’ah (ngaji) di rumah Pakdhe Hari, baik laki-laki maupun perempuan. Kami berangkat setelah salat maghrib. Karena rumahku cukup dekat dengan rumah Pakde Hari jadinya aku nunggu teman-temanku yang rumahnya agak jauh. Qira’ah selesai ketika adzan Isya’ berkumandang dan dilanjutkan salat Isya’ bersama. Setelah salat Isya’, kita dipersilahkan untuk pulang. Biasanya kita yang laki-laki, setelah qiraah pergi ke halaman masjid untuk bermain bola. Waktu itu kita sekitar tiga belas orang pergi ke halaman masjid. Kondisi dusunku waktu itu penerangannya masih kurang dan jarak antar rumah cukup renggang, nggak mepet-mepet bahkan gandeng seperti yang ada di perkotaan. Dan penerangan di jalan hanya ada di setiap perempatan saja. Jadi sepanjang jalan terlihat samar agak gelap gitu ya. Dan tiba-tiba disalah satu perempatan, kita dikagetkan dengan munculnya seorang nenek-nenek dari arah selatan. Nenek-n...